3 Masalah Utama Pebisnis dalam Hal Manajemen Keuangan Perusahaan- Reho
3 Masalah Utama Pebisnis dalam Hal Manajemen Keuangan Perusahaan
Bisnis itu bukan cuma masalah marketing dan penjualan. Bisnis bukan cuma membahas masalah omset. Ada banyak hal yang harus dilakukan dalam bisnis termasuk diantaranya financial management (pengelolaan keuangan) perusahaan. Berikut ini 3 masalah utama yang dihadapi para pebisnis terkait masalah keuangan :
Tidak Memisahkan Keuangan Perusahaan dan Pribadi
Walau ini masalah klasik, tetapi masih saja dialami banyak pebisnis. Bahkan mereka yang skala bisnisnya mulai membesar. Kelemahannya adalah kita jadi sulit tahu kesehatan keuangan perusahaan, karena tercampur dengan keuangan pribadi. Selain itu cash flow perusahaan bisa terganggu, karena biasanya hal ini memicu owner menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi. Ada baiknya keuangan perusahaan dipisah dengan keuangan pribadi, dimana owner memiliki gaji sendiri dan tidak mengambil melebihi gaji tersebut. Kalau pun ada tambahan, nanti di akhir tahun saat pembagian deviden, baru owner bisa mendapat uang lebih.
Butuh Jasa Desain Company Profile Profesional Perusahaan? >> KLIK DI SINI !!!
Tidak Ada Manajemen Keuangan yang Matang
Financial management ini biasanya kurang diperhatikan karena para pemilik bisnis sibuk dengan mengejar omset. Sayangnya, saat target omset tercapai hal ini juga tidak diperhatikan. Akibat tidak adanya perencanaan keuangan yang matang, strategi keuangan perusahaan amburadul. Ketika omset lebih, keuangan dipakai untuk sesuatu yang tidak diperlukan. Ketika omset kurang, tidak ada cadangan keuangan.
Contoh sederhana, ada pebisnis yang ketika omset berlebih, langsung dibelikan aset dengan alasan investasi. Padahal ternyata pembelian aset tersebut belum cukup diperlukan dan bisa mengganggu cash flow perusahaan. Sekadar info, sebaiknya sebuah perusahaan punya cadangan kas sebesar 3-6 bulan operasional ke depan. Perencanaan dan manajemen keuangan harus disiapkan, jika kondisi berlebih seperti apa dan jika kondisi kurang seperti apa, agar tidak terjadi guncangan pada cash flow perusahaan.
Tidak Memiliki Laporan Keuangan yang Jelas
Ini juga kendala pada sebagian pebisnis. Tidak ada laporan keuangan yang jelas, sehingga menyebabkan kondisi keuangan perusahaan sulit diketahui. Apa saat ini sedang laba? Atau justru rugi? Banyak penjualan, tetapi kenapa cash sampai kosong? Dan masih banyak lagi. Padahal laporan keuangan selain berfungsi untuk melihat “kesehatan perusahaan” juga bisa berguna jika suatu saat kita membutuhkan dana investasi, baik dari seorang investor atau sebuah lembaga keuangan.
https://companyprofilekorporat.wordpress.com/2016/08/22/3-masalah-utama-pebisnis-dalam-hal-manajemen-keuangan-perusahaan/


Cukup baik ,dan upayakan untuk di kembangkan agar lebih baik
BalasHapus